Hukum-hukum Newton yang
telah kita pelajari sebelumnya dapat digunakan untuk memecahkan berbagai
persoalan mekanika. Sebagai contoh, kita dapat menentukan percepatan
gerak sebuah benda dengan mengetahui gaya-gaya yang bekerja pada benda
tersebut. Atau sebaliknya, kita juga bisa menentukan gaya-gaya yang
bekerja pada sebuah benda yang bergerak, apabila diketahui
percepatannya.
Nah, pada kesempatan ini kita akan mempelajari lebih jauh penerapan Hukum Newton bidang datar dan bidang miring, terutama berkaitan dengan benda-benda yang bergerak akibat adanya gaya tetap yang bekerja padanya. Met belajar ya, semoga setelah belajar pembahasan ini, dirimu dapat menyelesaikan berbagai persoalan mekanika menggunakan Hukum Newton….
Nah, pada kesempatan ini kita akan mempelajari lebih jauh penerapan Hukum Newton bidang datar dan bidang miring, terutama berkaitan dengan benda-benda yang bergerak akibat adanya gaya tetap yang bekerja padanya. Met belajar ya, semoga setelah belajar pembahasan ini, dirimu dapat menyelesaikan berbagai persoalan mekanika menggunakan Hukum Newton….

Mari kita mulai dengan persoalan mekanika
yang sangat sederhana
Catatan :
Dengan berpedoman pada koordinat x dan y, kita tetapkan
arah ke kanan dan ke atas sebagai arah positif sedangkan ke bawah dan ke
kiri sebagai arah negatif.
Benda yang diletakan pada bidang
datar dan ditarik dengan gaya konstan
Permukaan
bidang datar sangat licin (gesekan nol)
Pada gambar a, benda di tarik ke
kanan dengan konstan F yang sejajar horisontal, sedangkan pada gambar
b, benda ditarik ke kanan dengan gaya konstan F yang membentuk
sudut terhadap horisontal. Apakah pada benda hanya bekerja gaya tarik F ?
mari kita tinjau gaya-gaya yang bekerja pada benda di atas….
Karena permukaan bidang datar sangat
licin, maka kita mengandaikan gaya gesekan nol. Dalam kenyataannya gaya
gesek tidak pernah bernilai nol. Ini hanya model ideal. Selain gaya
tarik F yang arahnya ke kanan, pada benda juga bekerja gaya berat (w)
dan gaya normal (N).
Pasangan gaya berat w dan gaya normal N bukan
pasangan gaya aksi-reaksi. Ingat bahwa gaya aksi-reaksi bekerja
pada benda yang berbeda, sedangkan kedua gaya di atas (Gaya berat dan
Gaya Normal) bekerja pada benda yang sama. Disebut gaya normal karena
arah gaya tersebut tegak lurus bidang di mana benda berada… besar gaya
normal sama dengan gaya berat (N = w). Karena gaya normal (N) dan gaya
berat (w) memiliki gaya berat yang sama dan arahnya berlawanan maka
kedua gaya tersebut saling menghilangkan….
Pada gambar a, benda
bergerak karena adanya gaya tarik (F), sedangkan pada gambar b,
benda bergerak karena komponen gaya tarik pada arah horisontal (Fx).
Gambar a
Berdasarkan
hukum II Newton, percepatan gerak benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
(vertikal) adalah :
Gambar
b
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan
gerak benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
(vertikal) adalah :
Permukaan
bidang datar kasar (ada gaya gesekan)
Sekarang mari kita tinjau benda yang
diletakan pada bidang datar yang kasar… Selain ketiga gaya seperti yang
telah diuraikan di atas, pada benda juga bekerja gaya gesekan (Fg).
Gambar
a
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan gerak
benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
(vertikal) adalah :
Gambar
b
Berdasarkan hukum II
Newton, percepatan gerak benda adalah :
Komponen
gaya yang bekerja pada sumbu y (vertikal) adalah :
Gaya gesekan yang bekerja pada dua
permukaan benda yang bersentuhan, ketika benda tersebut belum bergerak
disebut gaya gesek statik (lambangnya fs).
Gaya gesek statis yang maksimum sama dengan gaya terkecil yang
dibutuhkan agar benda mulai bergerak. Ketika benda telah
bergerak, gaya gesekan antara dua permukaan biasanya berkurang sehingga
diperlukan gaya yang lebih kecil agar benda bergerak dengan laju tetap.
Ketika benda telah bergerak, gaya gesekan masih bekerja pada permukaan
benda yang bersentuhan tersebut. Gaya gesekan yang bekerja ketika benda
bergerak disebut gaya gesekan kinetik
(lambangnya fk) (kinetik
berasal dari bahasa yunani yang berarti “bergerak”). Ketika sebuah
benda bergerak pada permukaan benda lain, gaya gesekan bekerja
berlawanan arah terhadap kecepatan benda.
Permukaan bidang miring sangat
licin (gesekan nol)
Terdapat
tiga kondisi yang berbeda, sebagaimana ditunjukkan pada gambar di
bawah. Pada gambar a, benda meluncur pada bidang miring yang
licin (gaya gesekan = 0) tanpa ada gaya tarik. Jadi benda bergerak
akibat adanya komponen gaya berat yang sejajar bidang miring (w sin
teta). Pada gambar b, benda meluncur pada bidang miring
yang licin (gaya gesekan = 0) akibat adanya gaya tarik (F) dan komponen
gaya berat yang sejajar bidang miring (w sin teta). Pada gambar
c, benda bergerak akibat adanya komponen gaya tarik yang sejajar
permukaan bidang miring (F cos teta) dan komponen gaya berat
yang sejajar bidang miring (w sin teta). Sekarang mari kita
tinjau satu persatu…..
Benda bergerak akibat adanya komponen gaya
berat yang sejajar permukaan bidang miring….
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan gerak benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
(vertikal) adalah :
Pada gambar ini (gambar b), benda bergerak
akibat adanya gaya tarik F dan komponen gaya berat (w sin teta)
yang sejajar permukaan bidang miring.
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan gerak benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
adalah :
Pada gambar ini (gambar c), benda
bergerak akibat adanya komponen gaya tarik F yang sejajar permukaan
bidang miring (F cos teta) dan komponen gaya berat yang sejajar
permukaan bidang miring ((w sin teta).
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan
gerak benda adalah :
Komponen
gaya yang bekerja pada sumbu y adalah :
Permukaan bidang miring kasar
(ada gaya gesekan)
Pertama,
benda bergerak pada bidang miring akibat adanya komponen gaya berat
yang sejajar permukaan bidang miring, sebagaimana tampak pada gambar di
bawah. Karena permukaan bidang miring kasar, maka terdapat gaya gesekan
yang arahnya berlawanan dengan arah gerakan benda….
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan
gerak benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
adalah :
Kedua, benda
bergerak pada bidang miring akibat adanya gaya tarik (F) dan komponen
gaya berat yang sejajar permukaan bidang miring (w sin teta),
sebagaimana tampak pada gambar di bawah. Karena permukaan bidang miring
kasar, maka terdapat gaya gesekan (fg) yang arahnya
berlawanan dengan arah gerakan benda….
Berdasarkan hukum II Newton, percepatan
gerak benda adalah :
Komponen
gaya yang bekerja pada sumbu y adalah :
Ketiga, benda
bergerak akibat adanya komponen gaya tarik yang sejajar permukaan bidang
miring (F cos teta) dan komponen gaya berat yang sejajar
bidang miring (w sin teta). Karena permukaan bidang miring
kasar, maka terdapat gaya gesekan (fg) yang arahnya
berlawanan dengan arah gerakan benda….
Berdasarkan
hukum II Newton, percepatan gerak benda adalah :
Komponen gaya yang bekerja pada sumbu y
adalah :
Jangan dihafal ! dipahami saja, khususnya
mengenai komponen gaya yang bekerja pada benda… Kalo dirimu hafal, ntar
cepat bingung kalo gambarnya gurumuda balik… Kalo ga ngerti, silahkan
bertanya melalui kolom komentar di bawah….
Bagaimana...sudah ada pencerahan? katakan mulai dari sekarang FISIKA HARUS ASYIK, maka ajaib seketika itu juga FISIKA MEMANG ASYIK :) Semoga bermanfaat dan tetap semangat. BRAVO!!!